Suatu ketika, Mas Agus bertemu klien penulisnya untuk mendiskusikan penyuntingan. Dia diperkenalkan dengan putri sang penulis yang sangat gemar membaca.

Klien: Dia ikut baca editan Mas. Dia nangis lho waktu baca bab terakhir yang Mas tulis ulang.

A: *senyum-senyum senang*

K: Tapi saya tanya komentarnya, kata dia: “Jelek! Abis akhirnya sedih dan jahatnya nggak mati.”

A: *garuk-garuk kepala sambil cengengesan*

Sesampai di rumah, Mas Agus bilang, “Dari sorot matanya waktu anak itu lihat aku… kayaknya kecewa. Mungkin pikirnya, “Yah orangnya kayak begini ternyata.””

Saya: Tahu dari mana?

A: Itu lho, mirip reaksi si anak di film Nim’s Island waktu ketemu Alex Rover (Jodie Foster). Beda banget sama gaya tulisnya, gitu kali:D

Spoiler Inside SelectShow

R: *ngekek*


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)