Salah satu terjemahan Zaizai yang bergenre fantasi

Pertama kali membaca nama belakangnya, jujur saya menyangka Angelic Zaizai laki-laki. Betapa tidak, saya teringat tokoh yang diperankan Vic Chou (entah benar ejaannya atau tidak) lengkap dengan rambut panjang klewer-klewernya. Beginilah jawaban Zaizai atas beberapa pertanyaan saya seputar pekerjaan di dunia buku, dengan gaya khasnya yang anak muda banget:)

1. Kalau harus memilih, Zaizai lebih suka jadi penerjemah, editor, atau proofreader?

Penerjemah, pake dong. Yang lain suka juga sih, tapi lebih klik sama nerjemahin.

2. Apa hobi Zaizai yang tidak ada kaitannya dengan buku?

Jalan-jalan dan makan, tapiii kalo dipikir-pikir tetep juga ada kaitannya, kalo jalan-jalan kan tetep masuk toko buku, makan pun sambil baca kalo nggak diomelin

 

Beberapa karya terjemahan dan proofread Zaizai

3. Apa terjemahan yang paling berkesan buat Zaizai? Sebut paling banyak dua, ya. Dan kenapa?:)

Auuwww… kenapa cuma dua, kenapa, kenapaa?? Soalnya bisa dibilang semuanya berkesan, soalnya kerjanya dengan mencurahkan jiwa raga hehehehe. Gini aja deh, yang paling paling paling berkesan ya terjemahan pertama, Iron King dari Julie Kagawa. Apalagi dapetinnya dengan modal nekad *kedipkedip*

4. Katanya Zai biasa nerjemahin malam hari dan libur saat wiken. Apakah sekarang masih berlaku?

Iyaaah, bukan malem-malem banget juga sih, biasanya mulai jam 6-an sampe maksimal jam 12, itu juga diselingin nonton tv kalo ada ada acara bagus (bukan YKS sumpaaah… tapi lagu oplosan lucu juga #eh). Wiken itu kudu liburrr… juga setiap tanggal merah, kapan pacarannya kita yak, kalo maennya sama laptop mulu

5. Di luar genre romance dan fantasi remaja, apa genre yang Zai minati untuk diterjemahkan?

Tentang olahraga (baca: sepak bola atau balap motor). Ngarep bisa nerjemahin biografi pelatih, pemain sepak bola atau pembalap. Semoga kesampaian.

6. Ada tips untuk penerjemah romance?

Nggak ada, saya aja bingung kalo dibilang jago (kata Teteh loh yaa) nerjemahin romance, soalnya kan pake perasaan doang, nggak pake teori-teori segala macam. Cumaaa, kalo adegan ituuu, terpaksa yaaa, ‘studi banding’ dengan buku lain huahahaha. Kayak pas nerjemahin beberapa buku dari serial LOTU (Lords of The Underworld), saya belilah buku terjemahan LOTU yang sebelumnya, demi mempelajari adegan ituuu…

7. Terakhir, kalau tidak jadi pekerja buku, kira-kira profesi apa yang akan Zai tekuni?

Jadi wartawan bola, itu bukan buku kan?? Sebenarnya sih saya nggak nganggep diri sendiri sebagai pekerja buku, soalnya selama ini memang suka siih, ga ada beban, ga ada target, kecuali kalo deadline mendekat hehehehehe


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

16 Responses to “ Angelic Zaizai: Jadi Penerjemah Semata Karena Suka ”

  1. gravatar lulu Reply
    January 9th, 2014

    Hehe lucu bacanya, seru! Kalau Zai baca komenku, pingin nanya kenapa memilih “nama panggung” itu? 😀

    • gravatar mery Reply
      January 9th, 2014

      karena dia ngefans Vic Zhou… *eh* ;D

    • gravatar Rini Nurul Reply
      January 9th, 2014

      Kita nantikan kemunculan Zaizai di sini:))

  2. gravatar mery Reply
    January 9th, 2014

    tapi memang zaizai jago banget nerjemahin romens 😀

    • gravatar Rini Nurul Reply
      January 9th, 2014

      Haha iya, jiwa galau sejati *kaboor*

    • gravatar Aline Reply
      January 9th, 2014

      Setuju Mer, dari yg ‘korek api’ sekelas Robyn Carr sampai yg ‘kawah mendidih’ sekelas Gena Showalter dia udah jago *ditabok Zai2 :p

      • gravatar Rini Nurul Reply
        January 9th, 2014

        Mbak Aline, maaf komennya kuedit ya… takut ada yang report sebagai situs kawah mendidih:D

  3. gravatar Aline Reply
    January 9th, 2014

    Zai2 ini satu2nya penerjemah yg wajahnya belum pernah kulihat sampai sekarang hahahaha

    • gravatar Rini Nurul Reply
      January 9th, 2014

      Rumpiin Mbak, mumpung orangnya lagi nggak ada:))

  4. gravatar Dion Yulianto Reply
    January 9th, 2014

    Hihihihi Zai nonton oplosan juga ya. Iya nih belum pernah ketemu Zai di tiga kali IRF dan tiga kali IBF

    • gravatar ulinuha Reply
      January 9th, 2014

      huahaha.. ternyata suka lagu oplosan juga.. *salah fokus*

      iya nih, kayaknya aku juga belum pernah ketemu zaizai.. penasaran.. *ini apa sih*

    • gravatar Rini Nurul Reply
      January 9th, 2014

      Go and kill:)

  5. gravatar peri hutan Reply
    January 9th, 2014

    iya penasaran sama penampakannya ZaiZai, pengen tau nama asli dan fotonya 🙂
    katanya di IRF kmrn datang ya?

  6. gravatar dewi Reply
    April 20th, 2016

    bagaimana cara menghubungi mba zaizai? Saya tertarik ngobrol ttg salah satu novel terjemahannya.

    • gravatar Rini Nurul Reply
      April 21st, 2016

      Silakan Mbak hubungi temannya, Mery, di twitter @little_moroi

Leave a Reply

  • (not be published)