Sekadar mengumpulkan sedikit temuan hasil googling. Rata-rata merupakan penelitian jurusan Sastra Inggris. Yang dicantumkan adalah judul-judul buku sumbernya, tapi ada juga yang hanya judul bahasa Indonesianya.

  1. Morning, Noon and Night karya Sidney Sheldon. Yang dianalisis: penerjemahan kata keterangan cara (adverb of manner).
  2. Harry Potter and the Prisoner of Azkaban karya J.K. Rowling. Yang dianalisis: makna implisit.
  3. Harry Potter and The Deathly Hallows karya J.K. Rowling. Yang dianalisis: penerjemahan kata kerja pasif.
  4. The Host karya Stephenie Meyer. Yang dianalisis: teknik terjemahan.
  5. Bloodline karya Sidney Sheldon. Yang dianalisis: pergeseran morfem dalam penerjemahan.
  6. Lady Chatterley’s Lover karya D. H. Lawrence. Yang dianalisis: adopsi unsur serapan asing.
  7. The Boscombe Valley Mystery karya Sir Arthur Conan Doyle. Yang dianalisis: kesetaraan makna.
  8. Taj Mahal karya John Shors. Yang dianalisis: pergeseran morfem.
  9. The Kite Runner karya Khaled Hosseini. Yang dianalisis: pergeseran makna akibat perbedaan gender penulis dan penerjemah.
  10. Brokeback Mountain karya Annie Proulx. Yang dianalisis: penerjemahan morfem.
  11. A Scandal in Bohemia karya Sir Arthur Conan Doyle. Yang dianalisis: pergeseran kelas kata.
  12. The Thorn Birds karya Colleen Mc Cullough. Yang dianalisis: pergeseran morfem.
  13. Why Didn’t They Ask Evans karya Agatha Christie. Yang dianalisis: pergeseran unit gramatika pada lima tingkat.
  14. Hercule Poirot’s Christmas karya Agatha Christie. Yang dianalisis: penerjemahan idiom.
  15. The Old Man and the Sea karya Hemingway. Ini sudah dibukukan.
  16. Da Vinci Code karya Dan Brown. Yang dianalisis: penerjemahan pragmatik.
  17. Kesaksian Sang Penyair karya Taha Husain. Yang dianalisis: metode penerjemahan.
  18. Theseus karya Andre Gide. Analisis psikologi sastra terhadap tokoh utama.
  19. Princess Diaries karya Meg Cabot. Yang dianalisis: terjemahan nomina abstrak derivatif.
  20. Harry Potter And The Philosopher’s Stone karya J.K Rowling. Yang dianalisis: penggunaan kata serapan (gairaigo).
  21. To Kill a Mockingbird karya Harper Lee. Kritik holistik dalam disertasi.
  22. The Adventures of Huckleberry Finn karya Mark Twain. Analisis dan evaluasi terjemahan sastra.
  23. Perempuan Terluka karya Qaisra Shahraz. Analisis sebagai alternatif bahan pembelajaran sastra di SMA.
  24. The Broken Wings karya Khalil Gibran. Analisis terjemahan majas personifikasi.
  25. Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Analisis terjemahan bahasa Jepang terkait pronomina persona pertama tunggal.
  26. P.S. I Love You karya Cecilia Ahern. Analisis tingkat kesepadanan dan keberterimaan makna serta keberterimaan bahasa informal teks terjemahan tuturan slang.
  27. Windmills of The Gods karya Sidney Sheldon. Analisis terjemahan pronomina it.
  28. Rumah Bercat Putih karya John Grisham. Tesis tentang analisis terjemahan tuturan metaforik.
  29. Snow Country karya Yasunari Kawabata. Analisis struktural dan konten dalam terjemahan bahasa Jepang.
  30. Moderato Cantabile karya Marguerite Duras. Analisis resepsi terjemahan.

Ini hanya sebagian. Jika Anda ingin menelusuri lebih jauh, silakan googling dengan keyword ‘analisis penerjemahan novel’.

 


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

7 Responses to “ Buku-buku Terjemahan yang Diangkat dalam Penelitian Ilmiah ”

  1. gravatar Dinda Reply
    December 4th, 2011

    Wah aku baru tau mbak, ada penelitian bahasa kayak gini. Menarik ya

    • gravatar admin rinurbad.com Reply
      December 4th, 2011

      Iya Din, telaah sastra banyak yang ambil buku. Konsentrasiku dulu bukan terjemahan sih:) Baca-baca ini jadi menambah wawasan dan sudut pandang kalangan akademisi:)

  2. gravatar Anggun Reply
    December 13th, 2011

    Mbak dulu aku pernah pakai topik penerjemahan untuk skripsi S1-ku dulu. Kalo ga salah inget, judulnya “A passive-to-active Translation Shift in the dialogs of 2001 Kompas’ Best Story Stories ‘Beautiful Eyes'”

    • gravatar admin rinurbad.com Reply
      December 13th, 2011

      Bahasa Indonesianya ‘Sepasang Mata yang Indah’? Samar-samar pernah baca rasanya, kumcer yang itu.

  3. gravatar Anggun Reply
    December 14th, 2011

    Tepatnya “Mata yang Indah”. Jadi pada bahasa lisan (yg diwakili oleh dialog) pada cerpen2 di antologi itu, ketika diterjemahkan dalam bahasa Inggris (oleh seorang penutur asli bhs Inggris yg juga seorang dosen Bahasa Indonesia di Deakin University, Australia), ada kecenderungan mengubah struktur pasif dlm bahasa Indonesia menjadi struktur aktif dalam bahasa Inggris.
    Ketika saya ngobrol dengan sang penerjemah, beliau bilang memang org Indonesia cenderung memakai struktur pasif dan penutur asli bhs Inggris cenderung memakai struktur aktif. Jadi ada pergeseran struktur saat menerjemahkan.

  4. gravatar nita Reply
    December 14th, 2011

    wah rajinnya Rini ngumpulin ini, keren 🙂
    menarik sekali untuk nambah wawasan

    • gravatar admin rinurbad.com Reply
      December 15th, 2011

      Terima kasih, Mbak Nita. Alhamdulillah kalau bermanfaat, selain untuk saya sendiri:)

Leave a Reply

  • (not be published)