Setelah beberapa kali menemukan kata yang terasa asing itu secara tertulis, kemarin saya teringat lagi ketika menonton sebuah tayangan yang menghadirkan antara lain seorang budayawan sebagai narasumber. Saya kira arti kata ini seperti ‘menyerap’. Ternyata:


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

2 Responses to “ Cerap ”

  1. gravatar nurcha Reply
    January 17th, 2012

    jadi mengingatkan pada buku teks kuliah zaman dahulu kala, mbak. kalau usus selalu dikombinasikan dengan kata cerap. tapi memang jarang digunakan karena lebih banyak buku memilih kata absorbsi daripada cerap.

    • gravatar admin rinurbad.com Reply
      January 17th, 2012

      Ooh, baru tahu. Terima kasih informasinya, Nur.

Leave a Reply

  • (not be published)