Sumber: flixster

 

[sws_blockquote_endquote align=”” cite=”” quotestyle=”style03″] This is about more than just surfing. It’s about finding that one thing in life that’s sets you free. [/sws_blockquote_endquote]

Berhubung ini hari Minggu, saya pikir nonton film berbau olahraga air akan menciptakan semangat tersendiri. Tidak melulu sedih. Saya menerka ada unsur semacam itu, karena ada embel-embel kisah nyata di film ini.

Tambahan info tidak penting: saya menggemari akting Gerard Butler sejak direkomendasikan nonton P.S. I Love You oleh Retno.

Di sini ia memerankan Frosty, seorang suami dan ayah dua anak. Diam-diam ia melanggar larangan istrinya, Brenda, untuk menantang maut dengan berselancar. Aksinyalah yang membetot perhatian Jay Moriarty (Jay Moriarity?), remaja 15 tahun yang merasa menemukan dunianya di bidang itu.

Sorotan utama memang Jay, yang sedari awal sudah mengaduk-aduk dan meremukkan emosi saya. Di usianya yang begitu belia, ia ditinggalkan sang ayah. Ditariknya sang ibu bangkit dari mabuk-mabukan, Jay juga yang mengingatkan dia agar tidak terlambat berangkat dan tidak kehilangan pekerjaan lagi, menyiapkan seragamnya, bahkan

Spoiler Inside SelectShow
.

Latar waktu yang sedemikian lama membuat saya makin larut bisa meresapi film ini. Telepon manual, mesin tik, dan segala perniknya. Karakter Frosty yang kuat dan Brenda yang tegas memberikan banyak pelajaran tentang saling mendampingi dan mendukung pasangan, sekaligus mengkritik apabila perlu. Kelak, Jay menjadi sandaran pelatihnya

Spoiler Inside SelectShow
.

[sws_blockquote_endquote align=”” cite=”” quotestyle=”style03″]If you look hard enough, there’s always a way through. [/sws_blockquote_endquote]

Keunikan sistem latihan dan tempaan Frosty, Jay tidak hanya dituntut disiplin, namun juga menulis esai. Dia diharuskan jujur, termasuk mengungkapkan rasa takut.

Menurut saya, film ini istimewa. Banyak pengetahuan mengenai karakter manusia, termasuk remaja dan kerja kerasnya. Kisah yang tak terlupakan.

[sws_blockquote_endquote align=”” cite=”” quotestyle=”style03″]Fear is healthy, panic is deadly. [/sws_blockquote_endquote]

 


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)