Pengertian: silakan baca di sana.

Judul buku sengaja disamarkan.

 

[sws_blue_box box_size=”100″] Isi

Walaupun nama penulis belum populer di Indonesia, novel ini cukup menjanjikan dari segi cerita. Thriller yang kaya dengan unsur-unsur lain, di antaranya supranatural, religi, sejarah, sains, dan petualangan. Tidak mengherankan apabila novel ini ‘memakan’ lebih dari 600 halaman. Penikmat buku yang benar-benar menyukai buku sebagai ‘wahana petualangan’ dan bukan sekadar mencari hiburan, akan tertarik sedangkan mereka yang kurang menyukai sains kemungkinan akan jenuh atau menyerah karena tebalnya novel ini. Ditambah lagi plot yang maju-mundur, meski dibubuhi keterangan waktu. Untuk itu, perlu disusun sinopsis back cover yang agak transparan agar dapat membidik segmen pembaca yang tepat meski judulnya sudah memberikan sedikit gambaran. Tentu saja, selain profil singkat penulis sendiri.

Dari sudut cerita, novel ini padat dan cenderung menegangkan. Dengan kata lain, tidak mendorong pembaca menebak-nebak karakter antagonis utamanya. Pembaca digiring dalam perjalanan memecahkan suatu misteri besar berbekal petunjuk yang dipaparkan berangsur-angsur sedari mula. Meski panjang, peranan pokok tetap dipegang oleh para tokoh utama. [/sws_blue_box]

 

[sws_blue_box box_size=”100″]Penerjemahan

Alih bahasanya baik, kecuali penggunaan kata ‘engkau’ yang mengganggu. Terdapat kesalahan cetak (mungkin layout?) pada halaman 74, sehingga teks tumpang-tindih dengan bagian yang sama sekali tidak berhubungan. Tepatnya pada baris ke-2 dan ke-3 dari atas [/sws_blue_box]

 

[sws_blue_box box_size=”100″] Kesimpulan

Menilik masih banyaknya novel thriller (baik terjemahan maupun impor) di toko buku, buku ini berpeluang merebut hati pembaca. Dengan nuansa cerita yang sedikit-banyak mengingatkan pada Da Vinci Code, akan tayangnya film Angels and Demons dalam waktu dekat merupakan momentum yang menunjukkan bahwa animo pembaca terhadap thriller berbau sains dan kristologi terbilang tinggi. Sangat diharapkan konsep covernya sama dengan versi Inggris, atau setidaknya mendekati. [/sws_blue_box]

 


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)