Berikut ini kesan-kesan pendek sejumlah film yang sempat saya tonton.

Playing for Keeps (2012)

Film komedi romantis yang manis, meski ada beberapa tokoh yang sebenarnya tidak perlu sehingga jadi membingungkan. Gerald Butler memerankan ayah lagi, tapi tidak secemerlang di film itu.

 

Three Idiots (2009)

Salah satu yang terbaik. Paling suka karena kreativitas pendidikan itu dibiayai dengan karya dan usaha sendiri. Inspirasi yang benar-benar positif.

 

The Chef (Comme un chef) (2012)

Lagi-lagi cerita ayah-anak, meraih impian, mempertaruhkan karier mapan, dll… Tapi jarang-jarang bisa nonton Jean Reno main drama. Adegan favorit: tim chef berbelanja di kedai pinggir jalan:)

 

Moneyball (2011)

Tidak paham olahraganya, tapi ada adegan favorit saya kutip di sana.

 

The Pill (2011)

Perlu ditonton penggemar dan penulis komedi romantis. Relatif berbeda, menurut saya. Yang saya sukai adalah dialognya yang lancar, setting waktu pendek, seperti membaca cerpen.

 

The Numbers Station (2013)

Sepertinya John Cusack kurang pas main action murni. Saya jarang suka, termasuk 2012 dulu.

 

Now Is Good (2012)

Saya menemani keponakan nonton ini. Tema remaja/anak muda saki dipadu romansa lagi? Oh, tidak… Sudah cukup Don’t Die My Love, The Fault in Our Stars, Restless, 50/50

Tapi ternyata saya sanggup nonton sampai selesai dan tersentuh. Sudut pandangnya lain, memakai kacamata orangtua yang bercerai.

 

The English Teacher (2013)

Karakter Julianne Moore jadi tertebak, sering kikuk dan mirip sosok-sosok di chicklit yang rada konyol. Tapi lumayanlah untuk tontonan ringan, terutama bagian penulis yang keras kepala dan menyusahkan.


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)