Kesan borongan setelah menonton beberapa film dalam waktu berjauhan.

Silent Hill: Revelation (2012)

Film yang terasa sekali diangkat dari game. Unsur horor-fantasinya indah, imajinatif, nuansa Jepang masih hadir. Pemerannya, Adelaide Clemens, mirip sekali Michelle Williams.

[rating=3]

Sky High (2005)

Nonton di TV, lumayan untuk santai. Plotnya mudah ditebak, terutama dari tengah ke belakang. Favorit saya: Warren Peace.

[rating=3]

 

A Late Quartet (2012)

Christopher Walken main drama! Dan bukan menjadi antagonis, melainkan maestro yang limbung setelah istri tercintanya berpulang kemudian ia divonis Parkinson tahap awal. Konflik keluarga, pasutri, ego, eksistensi, kekompakan kreatif, menjadi ramuan yang membuat betah nonton sampai tuntas. Kutipan favorit saya:

Folks, disagree, but do it nicely.

[rating=5]

 

Case 39 (2010)

Pertama kali nonton Renee Zellwegger main horor. Saya suka sekali karena sosoknya kuat, pantang menyerah, menghadapi jenis setan yang cukup mengerikan. Film yang bikin mikir-mikir tentang adopsi dan wajah polos anak kecil. Catat juga penampilan Bradley Cooper yang mengesankan.

[rating=4]

 

10 Years (2012)

Seperti apa para pria ketika menghadiri reuni? Ada yang bertemu kekasih lama, ada yang ternyata menaruh hati sekian tahun, ada yang membawa beban rasa bersalah. Sayang ending-nya macet, tapi film ini tidak buruk. Yang paling saya sukai: akting Justin Long dan Max Minghella.

[rating=3]

 

August Rush (2007)

Dari koleksi DVD ponakan yang ternyata sebagian besar sama (seleranya). Kisah anak yang terpisah sejak lahir dari orangtuanya cukup menguras emosi, terombang-ambing. Tidak suka ending-nya, namun unsur musiknya menarik dan menghibur.

[rating=3]

 


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)