Seperti apakah kehidupan seorang stuntman khusus adegan kebut-kebutan mobil yang penyendiri?

Sebagian saja potret pekerjaan karakter yang diperankan Ryan Gosling itu [tanpa sebut nama, keren!] di film yang kental nuansa kelam dan dialognya pendek-pendek ini. Tapi informasi yang dipasoknya lumayan juga, semisal memakai semacam topeng sintetis sebelum beraksi. Mengingat mengemudi adalah pekerjaan berat yang membutuhkan konsentrasi, rasanya wajar saja bila lelaki ini lebih banyak diam. Bahkan sedikit sekali bicara.

Namun sepenyendiri-penyendirinya Driver, ia terketuk juga kala tetangganya, Irene (Carey Mulligan) dan putra tunggalnya kesulitan pulang dari supermarket karena mobil mogok. Perkenalan pun terjadi. Irene tak tahu bahwa profesi Driver yang stuntman dan bekerja di bengkel hanya kamuflase untuk kegiatan lainnya di malam hari: menjadi sopir sewaan pelaku kriminal agar bisa kabur.

Pendiam tidak berarti asosial, begitulah yang tergambar dari kedekatan Driver dengan Benicio, putra Irene. Kendati wajahnya nyaris tanpa ekspresi, ia tidak menjauh dari keluarga kecil itu kala suami Irene, Standard, keluar dari penjara dan berkumpul kembali dengan mereka.

Film yang diangkat dari novel ini relatif sadis, tapi tidak menghentikan kami menonton sampai akhir. Akhir yang patut diacungi jempol.

Skor: 4/5

Gambar dari flixster.com


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

PREVIOUS ARTICLE

NEXT ARTICLE

Leave a Reply

  • (not be published)