flixster.com

Entah apa bedanya dengan film Elizabeth ini, yang juga dibintangi Cate Blanchett.

Saya menonton utamanya dengan misi riset menerjemahkan novel sejarah, jadi saya sibuk memelototi aksesoris, pernak-pernik dan perlengkapan lainnya yang melekat di tubuh Elizabeth sembari menghubung-hubungkan dengan The Other Boleyn Girl yang berlatar masa sebelum pemerintahan sang Ratu ini.

Bisa dibayangkan, alangkah berat riasannya dan cukup melelahkan.

Ketika Clive Owen muncul, saya tak urung berkata, “Lagi-lagi dia.” Seakan semua film Inggris harus dihiasi wajahnya:D

Seperti TOBG, ada semacam cinta segitiga di film ini namun tidak menjadi menu utama. Adegan favorit saya adalah ketika Elizabeth mengendus kekakuan sikap pelamarnya yang masih muda, Archeduke Charles yang susah payah berbahasa Inggris ‘hafalan’. Kemudian sang Ratu mengajak ngobrol bahasa Jerman, sehingga pangeran tersebut merasa nyaman.

Kalau tertarik film yang bertema politik ini, disarankan menonton dalam keadaan fit karena durasinya cukup panjang.

Skor: 3/5


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)