Memang drastis dibandingkan bulan lalu yang seperti orang kalap. Tapi sebagaimana yang saya tulis di sana, saya meniatkan santai-santai saja mulai Desember 2011 (yang baru berlalu kemarin). Tanpa bermaksud mencari kambing hitam, saya sedang menerjemahkan buku yang lumayan sukar sehingga otak agak ‘senep’ melihat buku kecuali tidak diburu-buru. Dan ternyata nikmat juga membaca seperti itu.

Yang saya baca:

1. The Woman He Loved Before – Dorothy Koomson. Termasuk cepat karena belum lama beli, saya baca. Biasanya ditimbun dulu.

2. Doktor Plimin – Bakdi Soemanto. Kumpulan cerpen, tipis memang.

3. Amazing Baitullah – Agus Haryo Sudarmojo. Hasil suntingan Mas Agus yang saya baca ulang setelah jadi buku.

4. Rumah Seribu Malaikat – Yuli Badawi & Hermawan Aksan.

Bagusnya, saya lebih banyak membaca buku lokal. Mungkin capai menghadapi terjemahan terus:D

Apakah Rumah Arwah yang saya baca sejak entah kapan itu sudah tuntas? Tentu saja belum. Sekarang saya tengah membaca City of Secrets (Mary Hoffman) dan tidak setiap hari diteruskan.


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)