Akuilah kesalahanmu, sebelum orang lain memanfaatkannya.

Begitulah pesan film ini. Saya senang sekali menemukan (tepatnya baru tahu) film yang memadukan tiga aktor kesayangan yang tak diragukan lagi kualitasnya. Al Pacino jadi polisi? Semacam langganan. Robin Williams jadi antagonis? Perlu ditilik lebih jauh dan layak tonton:)

Detektif Will Dormer (tak urung saya teringat kata bahasa Prancis “dormir” yang artinya “tidur”) tengah menyelidiki pembunuhan seorang gadis di sebuah kota kecil. Penyidikannya di kamar korban sudah cukup menarik, sebagaimana penelaahan detektif polisi lain. Mencari diari, hubungan korban dengan pria lain di samping kekasihnya sendiri, tanda-tanda yang ditunjukkan gaun rancangan desainer serta kalung mahal di lemarinya, pekerjaan kekasihnya, latar belakang pribadi lain… kemudian dus berisi novel-novel karya satu penulis.

Kembali, muncul stereotipe terduga pelaku kriminal. Tempat kediamannya terpencil. Lebih dari itu, kabut tebal menambah suasana suram. Dalam proses pengejaran, yang buyar lantaran satu kecerobohan teknis, mitra Dormer, Hap Eckhart (Martin Donovan) tewas tertembak. Dormer bersusah payah mengabari istri Hap lewat telepon, sementara dirinya dirundung rasa bersalah karena salah tembak.

A good cop can’t sleep at night because he’s missing a piece of the puzzle. And a bad cop can’t sleep because his conscience won’t let him.

(Sumber kutipan)

Problematika batin Dormer mengingatkan saya pada The Machinist. Kondisi insomnia Dormer dieksplorasi cukup dalam. Saya iba tatkala dia berusaha tidur, baru memejamkan mata sejenak, tahu-tahu telepon berdering.

Pendek kata, Insomnia membuat saya kian menghargai nikmat tidur. Film yang merupakan remake versi Norwegia ini juga spesial karena ending-nya.

Skor: 4/5

Sumber poster


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)