Mungkin sudah termasuk gaya, saya hobi sekali membolak-balik struktur dan rata-rata menjadikannya pasif. Terutama pada dialog.

Contoh:

And she will have more to tell you.

Terjemahan saya: Dan lebih banyak lagi yang akan diceritakan Arianna kepadamu.

‘I’ll take you,’ said Rodolfo.

Terjemahan: “Biar kuantar,” kata Rodolfo.

 

Dalam kalimat nondialog pun begitu, misalnya:

Rodolfo was obviously pleased to see him.

Terjemahan: Kentara bahwa Rodolfo senang melihatnya.

 

He showed Rodolfo what he had done with his
mirror and the two Stravaganti found themselves
looking into Lucien’s bedroom.

Terjemahan: Ditunjukkannya apa yang telah ia perbuat dengan cermin Rodolfo dan kedua Stravaganti itu memandangi cermin yang mengarah ke kamar Lucien.


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

PREVIOUS ARTICLE

2 Responses to “ Kalimat Pasif ”

  1. gravatar Femmy Reply
    July 2nd, 2012

    Hehehe… sama. Aku juga hobi bikin kalimat pasif.

    • gravatar Rini Nurul Reply
      July 2nd, 2012

      Aku menerapkan nasihat Femmy yang “membayangkan bagaimana orang Indonesia mengucapkannya”, lalu ketagihan:D

Leave a Reply

  • (not be published)