Mengenali diri sendiri, termasuk stamina, yang terus berubah adalah bagian proses mengelola/membagi waktu energi. Seperti belajar, ini tak akan pernah berhenti.

Selama ini, jika sedang mood lancar, saya tancap gas. Katakanlah selesai dua jam lebih awal (biasanya saya break saat adzan Dhuhur), saya tambah kuota sehingga badan ngos-ngosan dan kepala berasap. Demikian juga bila ketika waktunya break target belum tercapai, saya genjot dulu. Akibatnya, pegal-pegal lahir batin.

Saya coba tadi siang, sekitar pukul sebelas sudah selesai. Ada sih godaan untuk menambah lagi beberapa halaman, lumayan untuk meringankan target hari esok. Tapi saya baru sembuh dan takut ambruk lebih parah. Toh yang telah saya kerjakan cukup banyak dan insya Allah tidak berat koreksinya ketika baca ulang nanti. Jadi saya benar-benar mematikan laptop, leyeh-leyeh dan badan pun segar:)


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)