flixster.com

Beberapa menit pembukaan, saya baru sadar bahwa film ini diangkat dari buku.

Sungguh tidak mudah bagi seorang gadis semuda Antoine (nama asli Marie Antoinette semasa gadis di Austria) ketika harus menanggalkan atribut keluarga yang melahirkannya, menyandang tugas kenegaraan dan menikah dengan pria yang benar-benar asing.

Saya sampai lelah melihat ritual hariannya, pakaiannya yang berlapis-lapis, dan setiap bangun pagi dikelilingi banyak orang yang harus diingat status dan namanya. Sungguh pun serbamenarik, makanan Marie Antoinette dan keluarga kerajaan yang tampaknya manis semua malah membuat saya berkerut kening. Apa tidak ada yang gurihnya di situ?:))

Hati saya ikut tertikam ketika Marie Antoinette keduluan adik iparnya melahirkan, mengingatkan pada film sejenis berjudul Duchess. Belum lagi beban dan tekanan kanan-kiri bahwa posisi sang dauphine mungkin terancam jika ia tidak melahirkan putra sebagai penerus.

Mungkin yang membuat saya agak kecewa adalah bahasa Prancis dalam dialog yang sangat minim, bahkan bisa dikatakan tidak ada. Demikian pula akhir film ini yang tidak sesuai ekspektasi.

Sumber gambar: flixster.com

Skor: 3/5


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

2 Responses to “ Marie Antoinette (2010) ”

  1. gravatar linda Reply
    April 5th, 2012

    hmmmm hidup mewah tanpa makanan gurih, sambal dan gorengan? waaaaah tidaaaaaaaak 😀

    • gravatar admin rinurbad.com Reply
      April 6th, 2012

      Sudah kuduga, Linda-lah admin Blogfam tempo hari:)

Leave a Reply

  • (not be published)