Pada suatu tahun, saya akrab sekali dengan Outlook Express. Hingga sekonyong-konyong saya diserang virus ganas yang menempel ke signature e-mail dan menjalar ke semua alamat yang ada di daftar kontak. Teman satu ini menasihati agar tidak memasukkan alamat kontak ke daftar, lantas mengandalkan catatan manual atau ingatan yang semakin buruk ini saja.

Belakangan, saya memang tak bersentuhan dengan client e-mail lagi. Selalu ada masalah, sebabnya. Salah satu fitur yang bikin betah di webmail adalah pengarsipannya, bisa jadi cadangan data di saat genting.

Lantas sore ini, saya merasa perlu membaca satu e-mail penting guna mengecek sesuatu. Ketik nama kantor yang ada hubungannya dengan pengirim, yang muncul lain semua. Topiknya, maksud saya. Saya ingat-ingat lagi, keuntungan webmail ini adalah melacak berdasarkan kata yang ada di dalamnya. Lalu saya ketik “sekretaris”.

Muncullah e-mail bertanggal satu tahun silam itu. Baru setahun, tapi rasanya lama sekali kalau harus mengais-ngais sendiri:p


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)