Membaca judul novel thriller ini seketika membawa ingatan saya pada nursery rhyme Mary, Mary, Quite Contrary. “Kebetulan” penerjemahnya juga menggarap salah satu versi Secret Garden yang memuat nursery rhyme tersebut. Di lain pihak, judul karya-karya James Patterson kebanyakan menggunakan permainan kata seperti Roses Are Red dan seterusnya.

Ini buku Alex Cross pertama yang saya baca. Dalam salah satu wawancara, James Patterson sangat menjaga orisinalitas karya dan menolak mengubah sang detektif menjadi pria berkulit putih.

Mirip Swimsuit, kisah pembunuhan berantai di novel ini berlatar kehidupan glamor para pesohor. Tepatnya, orang-orang perfilman. Sudut pandang cerita bergantian dengan pelaku yang tidak disebutkan identitasnya, mengajak pembaca menerka-nerka. Dengan piawai pengarang mengalihkan rasa ingin tahu akan jati diri pembunuh lewat konflik personal Alex Cross dengan mantan istrinya. Tergambarlah tekanan hidup seorang detektif, menjadikannya sangat manusiawi sekaligus mendebarkan seiring cerita berjalan.

Salah satu bagian menarik adalah ketika Alex menghubungi Profesor Papadakis untuk menganalisis surat kaleng si pembunuh. Saya jadi teringat Dr. Gillian Foster di seri Lie to Me. Di bab ini pula, saya baru tahu satu kata. “Perkolator”, yang artinya “alat untuk memasak kopi dng tempat kopi yg berlubang, yg menyebabkan air panas dapat masuk ke dalamnya dan mengisap sari kopi itu;” menurut KBBI.

Dalam Mary, Mary, James Patterson kembali memperlihatkan kepiawaian menyangkut karakterisasi psikopat. Adegan-adegan pembunuhannya dapat saya nikmati, karena terbawa emosi.

Siapakah Mary? Silakan Anda baca sendiri:)


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

2 Responses to “ Menjadi Korektor Novel Thriller (Di Balik “Mary, Mary”) ”

  1. gravatar lulu Reply
    September 15th, 2013

    Udah lamaaa banget ga baca James Patterson. Jadi pingin lagi, kangen sama suasana tegangnya itu hehe

    • gravatar Rini Nurul Reply
      September 15th, 2013

      Hihihi, ayo baca, Lul.

Leave a Reply

  • (not be published)