Bahasa gaulnya, seperti kata Mery, “bolong-bolong dulu.”

Harus diakui, membuka kamus atau meriset kadang sangat memakan waktu. Tidak jarang, ‘memecahkan’ satu kata saja bisa menghabiskan setengah jam.

Daripada stres, saya memilih menerapkan metode lama yang dirasa cukup efektif ketika menerjemahkan nonfiksi. Kata-kata susah saya lewat dulu, untuk dicari artinya setelah selesai semua nanti.

Jadilah seperti ini:

Albuquerque International Balloon Fiesta dimulai tahun 1972. Pada acara ini, tiap tahun berkumpullah ratusan ————-. Tujuan utamanya ——– mengenai ——– gambar terkenal yang menampilkan tokoh Bip-bip dan Vil Coyote. Di sana orang juga bisa mengagumi ———————- sebelum —————— pertama.


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

2 Responses to “ Menunda Riset ”

  1. gravatar Retnadi Reply
    July 2nd, 2012

    oalah, kukira cuma aku yg riset kata sampai setengah jam. kukira juga cuma aku yg–meski udah ngubek2 kamus dan browsing tapi gak nemu juga–milih utk menandai dan melewatkannya utk dibaca ulang nanti 😀

    • gravatar Rini Nurul Reply
      July 2nd, 2012

      Hehehe, hampir semua penerjemah dan editor melakukannya, No:)

Leave a Reply

  • (not be published)