Sungguh menyenangkan mendapat buku materi terjemahan dengan gaya pengarang yang relatif tidak biasa, apalagi cara tuturnya termasuk yang saya sukai.

Pagi ini, kalimat yang saya temukan adalah:

“I’ve got new shoes,” she said finally in between quiet sobs.

Saya terjemahkan:

“Sepatuku baru,” akhirnya ia berkata di sela isakan lirih.

Di alinea berikutnya:

‘They’re so nice,’ I said, and I held her hand. They were red
with small white daisies positioned on the toe, and I really liked
them.

Sempat bingung sejenak dengan they setelah her hand. Tapi tentu saja di situ bukan kata ganti tangan, melainkan sepatu yang telah disebutkan di atas. Maka saya terjemahkan begini:

“Bagus sekali,” timpalku, dan kuraih tangannya. Sepatu tersebut berwarna merah dengan bunga daisy putih kecil-kecil di bagian jari. Aku sungguh menyukainya.


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)