deadly identity

Kembali, saya mengerjakan seri yang sama dengan Mas Agus. Setidaknya, sudah ada gambaran mengenai ciri khas Lindsay McKenna (yang berbeda dengan pengarang Harlequin umumnya), termasuk deskripsi pemandangan yang cukup kaya dan bikin betah riset dalam cerita. Seperti buku sebelumnya, seri ini dikategorikan military romance. Namun muatan itu sangat ringan menurut saya, semata karena karakter utama prianya berprofesi sebagai sherif.

Proses penyuntingan agak lambat di bagian awal karena ada adegan penganiayaan wanita hamil. Rada ngilu membacanya, ini bukti penerjemah cukup berhasil menghadirkan suasana mencekam.

Unsur-unsur cerita memang bukan hal baru, semisal program perlindungan saksi, tetapi tetap mengasyikkan bagi saya. Di sini digambarkan bahwa mereka yang mengikuti program tersebut sangat tersiksa dan menanggung risiko besar. Di satu sisi mereka frustrasi karena tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga, sehingga kerap bertengkar dengan petugas yang menanggungjawabinya.

Penulis juga menggali dilema mental Cade, sang sherif. Ia memiliki masa lalu yang menyedihkan, sementara tugas selaku penegak hukum sungguh berat dan menimbulkan depresi.

Pernah mengintip editan Mas Agus bukan berarti pekerjaan saya luput dari kesalahan. Menurut pembaca proof-nya, Zaizai, saya termasuk editor tegaan. Tapi dialah yang menemukan keteledoran saya: tidak menyelaraskan rusa dan elk mengacu pada buku terdahulu:p

Dalam proses pengecekan akhir, Mei melibatkan saya dan Zaizai dalam diskusi konsep cover. Saya lupa apa yang diusulkan dulu, Zaizai yang lebih segar ingatannya tentu mampu berkontribusi lebih. Bagi saya, cover ini “dapet” hawa dinginnya, sesuai gambaran cerita. Nuansa birunya pun saya suka:)


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

PREVIOUS ARTICLE

Leave a Reply

  • (not be published)