Entah mengapa, saya sering terantuk bengong setiap kali hendak menulis apa-apa yang terkait bz! dan kiprah saya di situ. Yang memang belum lama. Bukan kering inspirasi, justru malah berseliweran deras dan saya bingung karena ingin merangkum semuanya.

Kali ini, rekan editor bahasa di bz!, Mbak Devina Mariskova-lah yang mengisi kolom bahasa. Saya tidak bisa tidak tertawa mendapati kejelian beliau merekam fakta menggelikan kesalahkaprahan istilah, misalnya penyebutan “dunia entertain“. Tanpa bermaksud merendahkan edisi-edisi terdahulu, bagi saya bulan April inilah topik yang paling menyemangatkan. Yang dibahas adalah blook, blog yang dibukukan. Tren yang ternyata belum padam sebab sampai hari ini, dari jalan-jalan di blog jugalah para penerbit menemukan penulis potensial. Jadilah mengedit bahasa terasa amat bersenang-senang, termasuk membaca nukilan blog Hikmat Darmawan dan wawancara Dee (Dewi Lestari) ihwal novel terbarunya. Saya bukan penggemar Dee, tetapi cukup tertarik melihat antusiasme pembaca ‘fanatiknya’ menanti karya-karya penulis satu ini.

Terkandung juga informasi cover buku Blogfam teranyar, Kebelet Kawin, Mak! serta pengumuman lomba blog entry kerja sama dengan Batikindonesia.com beberapa waktu lalu. Inilah salah satu kesibukan yang menyemarakkan bulan April saya. Menjadi ketua dewan juri yang masih kemarin sore sebenarnya, banyak tanya kanan-kiri mengenai prosedur penilaian. Alhamdulillah tahap kerjanya tidak mengalami kesukaran berarti, meski koneksi internet demam tinggi diterjang long weekend berturut-turut. Satu pengalaman yang tidak mudah dilupakan:)

Hanya itu? Tentu tidak. Ada pemaparan tren blook dari pihak penerbit, dalam hal ini Mas Khun (Gradien) dan wawancara penuh semangat dengan Mbak Kerani, penulis buku laris My Stupid Boss. Detailnya dapat dibaca di situ.


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)