Beberapa kenalan heran karena saya menikah dengan orang Banjarnegara tapi belum pernah ke Dieng. Bagi mereka, itu wajib hukumnya (terutama bagi pelancong tentu).

Namun buat kami, liburan haruslah sangat leluasa. Alhamdulillah, penantian sekian belas tahun dengan sabar itu manis buahnya. Bulan Mei lalu, saat mudik kami spontan main ke Dieng sekalian ke tempat mbakyu. Ini temuan uniknya, yang saya kira sambutan penghibur “cuma-cuma” namun setelah dicermati, ada kotak sumbangan di dekat salah satu personel.

Pikir-pikir, iyalah… foto aja kadang layak ditarik biaya… supaya pemotret tidak “sembarangan”:)


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)