Tadi pagi, saya mengambil bukti terbit The Casual Vacancy ke kantor Mizan, bertemu dengan Mbak Esti. Tentu saja disempatkan diskusi sejenak, melihat-lihat hasil perbaikan dan pemolesan terjemahan, karena Mbak Esti yang hafal (selain para editor lain) bagian saya mulai dari halaman berapa.

Kata beliau, “Cuma Rini lho, yang baca-baca halaman hak cipta.” Itu sih, hobi lama… hehehe…

Sebagaimana terlihat dari proses penggarapannya, tampak jelas J.K. Rowling ketat sekali dalam urusan hak cipta. Di halaman hak cipta, tertera sumber lagu yang dikutip dan membuat saya teringat mencari-cari lagu utuhnya. Melihat nama desainer cover hanya mencantumkan dari buku asli, saya bertanya. Beginilah jawaban Mbak Esti, berikut sedikit fakta tambahan yang perlu diketahui:

1. Desain cover mengikuti panduan yang diberikan pihak proprietor. Ada arahan mengenai jenis warna dan gradasinya (saya tidak tahu persis istilah teknisnya). Ini khusus soal merah-kuning di cover luar dan selembar halaman dalam.

2. Foto Rowling di profil singkat penulis diganti dengan “yang lebih cantik”, menurut tim TCV. Ini juga didiskusikan dengan sang pengarang, yang tak lupa meminta agar nama fotografer dicantumkan.

3. Jenis huruf mengikuti huruf buku asli.

4. Ada pembaca yang bingung karena halaman akhir tidak ditandai penutup seperti umumnya (misal <>) sehingga menduga teksnya terpotong dan tak selesai. Mungkin itulah sebabnya banyak yang menyangka akan ada sekuel TCV.
Saya sendiri tidak ngeh, mungkin karena terbiasa dengan ending-ending “terbuka”.

5. Sinopsis pun ditunjukkan kepada pihak proprietor serta mengalihbahasakan sinopsis buku asli secara persis, tidak ditulis sendiri oleh penerbit seperti biasanya.


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)