Walau tidak bisa dikatakan sama persis, menyunting dan menerjemahkan bisa saling mendukung.

Seperti sekarang, saya tengah menerjemahkan novel bertaburan deskripsi bangunan bersejarah. Detail arsitekturnya mengingatkan pada waktu saya menyunting 100 Masjid Terindah, kendati tentu saja bangunannya berbeda seratus persen.


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.