20160110_135417Sejak tahun lalu, saya mulai keteteran membaca buku di luar pekerjaan. Seringnya saya membaca buku ringan, terutama sebelum tidur yang terbukti sangat bermanfaat. Termasuk membaca ulang buku favorit.

Terlepas dari terpaan perkiraan senjakala dunia media dan buku cetak, saya berusaha tak mempertinggi timbunan dengan membeli yang benar-benar dibutuhkan. Dengan begitu, bukunya langsung saya baca.

Berhubung topik yang saya butuhkan itu sangat jarang bahkan rasanya belum pernah dibukukan, belakangan ini saya lebih sering membaca artikel di berbagai web. Di bawah ini beberapa contohnya:

“You shouldn’t feel you have to leave your job because of your caregiving responsibilities,” says Lauber. “Ultimately, it’s in employers’ best interests to retain experienced and trusted staff.”

Marcy Sherman-Lewis had no such options when it came to her parents. No leave, no siblings. “It was me or no one,” she said. “It was me or they overdosed or set the house on fire.”

Artikel ini pun saya renungkan dalam-dalam. Saya tidak mau perkawinan sampai berisiko seperti dalam film Gone Girl, bahkan sebisa mungkin jangan sampai saya ikut sakit setelah semuanya berlalu.


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)