rottentomatoes.com

Ini film politik kedua Meryl Streep yang coba kami tonton. Dahulu, Lions for Lambs tidak selesai karena teksnya berantakan sedangkan untuk film seberat itu, repot kalau menduga-duga.

Harus diakui, film yang mengangkat kisah Margaret Thatcher ini lumayan lambat (entah mengapa film bernuansa politik sering kali begitu). Kami butuh dua hari untuk merampungkan nonton sekaligus menyerapnya. Flashback-nya menarik, demikian juga kutipan-kutipan di bawah ini yang saya pinjam dari situ:

We will stand on principle, or we will not stand at all.

A person’s life has to mean something.

Ada lagi yang terngiang terus bagi saya, kira-kira seperti ini:

Mereka lemah! Kalian tidak tahu begitulah mengambil keputusan sulit. Awalnya kau dicaci maki, tapi kelak orang akan berterima kasih padamu.

Bila tidak menonton film ini, mungkin saya tidak akan tahu bahwa sang Perdana Menteri kehilangan suami tercintanya secara mengenaskan sekali. Kami terharu ketika Margaret Thatcher mengundurkan diri, nyaris menumpahkan air mata, lalu sang suami berkata, “Be tough, MT.”

Improvisasi dan totalitas Meryl Streep tak terkatakan istimewanya, berikut aksen yang pasti susah payah diadaptasinya.

Di akhir film, Mas Agus bertanya, “Itu bukunya sudah diterjemahin belum ya di sini?”

Skor: 3,5/5

Sumber gambar: rottentomatoes.com


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

Leave a Reply

  • (not be published)