Rasanya saya pernah menulis posting tentang ini, tapi hilang. Barangkali terkena virus ganas beberapa bulan lalu sehingga harus dihapus.

Track Changes adalah salah satu fitur Word yang sangat berguna bagi penyunting dan korektor. Langkahnya sederhana saja, di Word 2003, klik Tools-> Track Changes. Di Word 2007, klik Review-> Track Changes.

Mohon maaf, screenshot-nya hanya untuk versi 2003. Demikian pula semua langkah yang saya uraikan di sini. Untuk versi 2007 dapat dibaca di web Microsoft.

File yang lengkap dengan koreksian dan warna berbeda itu disebut tampilan Final Showing Mark Up. Untuk melihat naskah aslinya, arahkan mouse ke toolbar itu dan klik Original (lihat gambar).

Karena fitur ini menjadikan berat sewaktu bekerja (loading-nya relatif lama apabila file-nya panjang), klik tampilan Final seperti gambar di bawah ini.

Track Changes memudahkan kita melihat siapa mengerjakan yang mana. Warna koreksian tiap penyunting berbeda.

Catatan: bila kita memiliki komputer lebih dari dua, atau pindah komputer, otomatis warna koreksiannya pun akan lain. Nama pun bisa berubah, kecuali kedua komputer kita dinamai sama.

Warna koreksian ini umumnya merah, namun dapat diubah sendiri. Caranya, arahkan mouse ke menu Show (lihat gambar) lalu klik Options. Silakan pilih warna sesuai keinginan, lalu klik Ok.

Memecah File Ber-Track Changes

Anda yang terbiasa menggunakan fitur track changes sewaktu menyunting tentu tahu bahwa mengaktifkan ini dapat menjadikan file berat sekali, termasuk ketika berpindah halaman (scroll upscroll down). Oleh sebab itu, ketika menyunting, amat dianjurkan dipecah berdasarkan bab.

Bagaimana kalau file tersebut sudah terlanjur dikerjakan…katakanlah 20 halaman dari total 150 halaman? Bila dicopas begitu saja ke dokumen baru, sudah pasti track changes-nya hilang. Sedangkan jika sisa 130 halaman yang belum dikerjakan di-delete manual, akan tetap terlihat garis-garis merah (atau warna lain, tergantung setting) sangat panjang sebagai jejak penghapusan. Ini mengganggu, dan tentu saja file tetap berat.

Begini cara menyiasatinya.

  1. Klik Save As, buat nama file baru, misalnya “Editan I’.
  2. Matikan Track Changes. Pada Word XP, klik Tools-Track Changes.
  3. Baru hapus halaman-halaman yang tidak ingin disertakan tadi.
  4. Save.

Jejak kerja tidak hilang, sisanya terhapus tanpa coreng-moreng track changes.

 

Menggabungkan Hasil Editan Ber-trackchanges Menjadi Satu Dokumen

Kadang hasil suntingan diminta disetorkan dalam pecahan bab, dijadikan satu file, atau keduanya. Sependek pengetahuan saya, menjadikan satu di akhir pekerjaan mempermudah proses pengecekan ulang. Tapi jika dilakukan manual dengan copy paste bab demi bab, rasanya melelahkan dan berpotensi terlewat. Lalu saya cari di Google, ternyata ada caranya di sini.

Sama dengan menyalin isi satu bab saja, track changes harus dimatikan dulu agar hasil editan terbawa dan tetap kelihatan. Hasilnya seperti di bawah ini:

insertbenar

Bila track changes tidak dimatikan sebelum klik Insert Object, hasilnya akan tumpang tindih seperti ini:

Perhatikan bagian yang ditandai

 

[Word 2003] Ketika Copas Teks Original dan Final Tak Berbeda

Belakangan ini, ada satu keruwetan Track Changes yang tak kunjung dapat saya atasi. Untuk kebutuhan catatan koreksi/masukan penerjemah, saya harus copas teks sebelum disunting dengan view Original kemudian teks pascasunting dengan view Final.

Ternyata hasilnya sama saja, yang muncul teks hasil sunting. Saya coba Final Showing Mark-up dan Original Showing Mark-up, nihil. Cara yang dipakai terpaksa ribet, copas dari teks asli (yang tidak saya save as [nama file]_edited) dengan pembanding yang memenuhi layar seperti ini.

Rupanya ada jalan keluar, yang disarankan Kang Muhammad Imansyah. Langkahnya sbb:

ori

View Original, soroti teks, Ctrl + C seperti biasa.

pastespecial

Buka file baru, klik Toolbar Edit->Paste Special

unformatted

Muncul opsi seperti ini, pilih Unformatted Text-> Ok

sukses

Berhasil.

Ternyata masih banyak yang tidak saya ketahui tentang Word. Danke, Kang Iman:)

Ada lagi trik supaya file Track Changes tidak terlalu berat dan tampilannya lebih rapi, yaitu menggunakan fitur inline dan bukan Balloon.

tcinline

 


Istri, penggemar thriller psikologis, menulis untuk bersenang-senang.  Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.


Author: Rini Nurul

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

4 Responses to “ Menyunting/Mengoreksi Naskah dengan Track Changes ”

  1. gravatar Nurchasanah Reply
    January 13th, 2012

    jadi teringat naskah terakhir yang diedit … banyak merahnya … hehehe

    • gravatar admin rinurbad.com Reply
      January 13th, 2012

      Hahaha, merah memang lebih kelihatan, ya Nur.

  2. gravatar sinta Reply
    January 23rd, 2012

    Aku dulu kenal track changes ya dri mbk rini. Fasilitas yg suangat membantu editor

    • gravatar admin rinurbad.com Reply
      January 24th, 2012

      Iya, betul, Sin. Sebenarnya editorku di Sygma yang duluan memperkenalkan, lalu dijelaskan sama Novi.

Leave a Reply

  • (not be published)